image

Sampahmu?

            Ini ialah kisah mengenai kekuatan seorang anak-anak dalam mengajak kebenaran. Kisah ini berasal dari pengalaman seorang teman perempuanku. Panggil saja Maya, Kurang lebih begini ceritanya:

            Suatu pagi, Maya bersama beberapa kawannya menikmati makanan ringan yang disediakan oleh sekolah. Tanpa merasa bersalah, ia makan dengan berjalan. Entah apa yang mendorongnya melanggar sunnah Rasulullah SAW.
            Ternyata ia berjalan menuju toko sebelah sekolahan. Ia membeli makanan di sana. Entah ia merasa kurang atau kenapa. Padahal, sekolah melarang membeli makanan ringan di toko sebelah sekolah. Jam sekolah lagi.
            Ia membeli makanan ringan lalu memakannya dengan berdiri lagi. Entah bagaimana ia mempertahankan sikapnya yang kurang benar itu.
Dengan sengaja, ia membuang bungkus  makanan yang ia beli ke jalanan. Langsung saja ia dan kawan-kawannya menuju sekolah.
            Hampir saja ia masuk gerbang andai saja tidak ada yang menahannya. Ia merasakan ada yang menariknya dari belakang. Dengan kaget, langsung saja ia menoleh ke belakang. Dilihatnya anak-anak yang memakai baju biru kotak-kotak. Itu seragam anak TK. Ia dihentikan oleh anak yang mungkin saja masih balita.
            Langsung saja anak itu berkata padanya,”Mbak, mbak, itu sampahnya mbak kan...? cepat buang!”
            Langsung saja ia jadi malu karena anak itu membahas sampah yang tadi ia buang. Ia tak ingin dilihat malu karena itu. Jadi, dengan sengaja pula ia berbohong, “Bukan, mana mungkin aku buang sampah sembarangan...”
            Tanpa menghiraukan kata-kata Maya, anak itu terus saja memaksa, “Cepat ambil, dan buanglah pada tempat sampah...!”
            Akhirnya, dengan perasaan malu, ia mengambil dan langsung masuk gerbang. Entah ia buang atau tidak sampah itu ke tempatnya setelah itu.

Itulah, kekuatan seorang anak... ia dapat menjadikan seseorang jera... bagaimana dengan kita?
Kita diwajibkan untuk menyebarkan ayat Allah dan Sunnah Rasul. Meskipun hanya seayat...
Apakah kita tak bisa melakukan hal yang lebih baik dari anak itu? Ia hanyalah anak kecil...


 Peringatan : Nama yang dipakai hanyalah karangan....

0 Masukan:

Posting Komentar